Penggunaan Value Added Intellectual Capital (VAIC) Sebagai Prediktor Nilai dan Kinerja Keuangan Perusahaan (Studi Empiris Pada Perusahaan di Sektor Miscellaneous, Consumer Goods Property, Real Estate & Building Construction dan Infrastructure, Utilities
DOI:
https://doi.org/10.37194/jpmb.v1i2.26Kata Kunci:
Intellectual capital, VAIC, Nilai Perusahaan, Kinerja KeuanganAbstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan ilmu penge-tahuan dan teknologi yang menyebabkan banyaknya perusahaan membuat strategi bisnis berbasis ilmu pengetahuan yaitu intellec-tual capital (IC). Salah satu pengukuran yang dapat digunakan untuk mengukur IC adalah VAICTM yang dikembangkan oleh Pulic (2000). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa pengaruh antara intellectual capital terhadap nilai dan kinerja keuangan perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode regresi linear sederhana. Sampel dari penelitian ini adalah perusahaan yang terdapat pada sektor miscellaneous, consumer goods, property dan infrastructure yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2015 sampai 2018. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa IC hanya mampu menjadi prediktor terhadap kinerja keuangan yang diukur dengan menggunakan return on asset (ROA) dan return on equity (ROE), sedangkan IC tidak mampu menjadi prediktor terhadap nilai perusahaan yang diukur menggunakan price book value (PBV), price earnings ratio (PER) dan tobin’s Q (Q).
Unduhan
File Tambahan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
This journal is protected by Indonesia and International copyrights law. Reproduction and distribution of the journal without written permission of the sponsor is prohibited.
Copyrights © 2019 Jurnal Pasar Modal dan Bisnis